Sudahkah Kalian Mengucap Syukur?

Dalam Segala Perkara,selalu sempatkan diri untuk bersyukur karena dengan bersyukur beban akan terasa lebih ringan

Sudahkah Kalian Berdoa?

Jangan pernah hentikan doamu dengan alasan apapun,karena doa lebih berharga dari emas dan membuat hatimu selalu dekat pada-Nya

Berusahalah Sampai Titik Dara Penghabisan

Siapa yang menabur dialah yang menuai,jadi janganlah patah arang ketika apa yang kamu usahkan gagal,terus berjuang dan bekerja keras hingga kamu meraih apa yang kamu cita-citakan.

Tersenyumlah Kepada Siapapun

Tersenyumlah setiap orang,karena ketika kamu tersenyum,bebanmu akan sedikit berkurang serta orang disekitarmu akan memberikan respek positif pada kamu

Tertawa Sebelum Tertawa Dilarang

Tertawalah,karena tertawa sangat berguna bagi dirimu sebab hati yang gembira adalah obat yang manjur.

Thursday, March 05, 2015

Cara Mengontrol Marah



      Emosi merupakan hal yang paling sulit dikontrol oleh setiap individu dalam kehidupan sehari-hari. Emosi adalah perasaan intens yang ditujukan kepada seseorang atau sesuatu.Emosi adalah reaksi terhadap seseorang atau kejadian.Emosi dapat ditunjukkan kerika merasa senang mengenai sesuatu, marah kepada seseorang, ataupun takut terhadap sesuatu dan salah satu emosi yang paling sulit dikontrol.Kita sering marah terhadap individu,kelompok,situasi dan kondisi bahkan terhadap diri sendiri.Marah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan dampak yang sangat negative,baik bagi orang disekitar kita maupun kesehatan kita.
        Secara psikologis dan medis, kemarahan merupakan suatu sikap emosional yang berdampak negatif pada jantung.Saat marah, terjadi perubahan fisiologis seperti meningkatnya hormon adrenalin yang akan memengaruhi kecepatan detak jantung dan menambah penggunaan oksigen.Kemarahan akan memaksa jantung memompakan darah lebih banyak sehinga bisa mengakibatkan tingginya tekanan darah.Akibatnya bisa fatal bila pemarah tersebut memiliki penyakit darah tinggi atau jantung.
Hasil penelitian modern menyimpulkan bahwa kemarahan berulang-ulang bisa memperpendek umur karena diserang berbagai penyakit kejiwaan dan penyakit jasmani.Dampak kemarahan akan semakin parah saat dalam keadaan berdiri, karena semua urat dan otot mengencang sehingga meningkatkan jumlah hormon adrenalin. Keadaan seperti ini bisa mengakibatkan penyakit kanker. Berbeda kalau dia duduk, maka adrenalin akan menurun.
Selain berdampak buruk baik kesehatan kesehatan,marah juga dampak memberikan dampak yang buruk bagi orang-orang disekitar kita,misalnya saja ketika seseorang membuat kesalahan kecil kepada kita,karena tidak adanya control yang baik dari kita,maka kita meluapkan semua kemarahan kita kepada orang tersebut dengan tanpa control yang membuat orang tersebut menjadi sakit hati dan terkadang berujung kepada dendam.
Melihat begitu banyak dampak negatif yang disebabkan oleh kemarahan baik untuk diri sendiri maupun orang lain,perlu ada kontrol yang baik dari kemarahan kita.Berikut adalah sedikit tips yang mungkin bisa membantu dikala kita sedang dilanda kemarahan ;

1.   Identifikasi Penyebab Marah


Walau dalam kondisi marah,kita harus  mengingat lagi secara detail alasan mendasar mengapa kita harus marah.Pikirkan kembali apakah kita perlu marah atau sekedar dengan memberi teguran saja.Beri penilai antara 1-10 sudah pada nilai berapa kah penyebab marah anda itu. Kalau masih dilevel yang rendah,hindari untuk meluapkan amarah dan cukup dengan menegur saja.Hal ini sangat berguna karena dengan melakukan hal ini secara berulang-ulang,kita dapat mengontrol amarah kita dan dapat menghindari dampak negative dari amarah itu sendiri.

2.   Pikirkan Diri Sendiri


Kita harus memikirkan diri sendiri,sebab ketika kemarahan menguasai diri,tanpa disadari kita sebenarnya sedang tidak memikirkan diri sendiri, kita sedang tidak menyayangi diri sendiri dan kita sedang menyakiti diri sendiri.Seperti yang dijelaskan tadi,ketika kita marah,peredaran darah kita bekerja dengan sangat cepat sehingga membuat tekanan darah menjadi naik maka yang terjadi adalah kepala sakit, pusing yang bila berlangsung terus-menerus dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi dan jantung.Jadi sebelum marah maka pikirkan diri kita sendiri agar tidak mengalami dampak yang fatal.

3.   Duduklah saat Ingin Marah


Ketika rasa marah melingkupi pikiran kita,ada baiknya kita mencoba untuk duduk,sebab dengan duduk akan membuat aliran darah menjadi melambat,dikarenakan saat tubuh kita duduk,aliran darah akan melambat diakibatkan aliran darah mengalami perlambatan kerja dikarenakan posisi duduk.Dengan duduk,kita dapat memikirkan lagi apakah benar kita harus marah atau tidak. Perubahan posisi dari berdiri ke duduk membuat perubahan pikiran juga.

Itulah sedikit tips yang mungkin saja dapat membantu kita ketika kita sedang dilanda kemarahan.Kemarahan tidak akan menghasilkan hasil yang baik ,baik untuk diri sendiri maupun orang lain.Mengelolah kemarahan dengan baik sangat membantu diri sendiri untuk terhindar dari dampak-dampak negatif yang dihasilkan.Selamat mencoba

Tips buat yang LDR


Mungkin yang kuliah atau sudah bekerja sebagian besar merasakan hubungan Long Distance Relationship,tentu paham bagaimana susah senangnya dalam menjalani hubungan LDR.Bagi yang belum tahu LDR apa sih sebenernya,mungkin kalian bisa mendapat gambaran apa saja masalah yang sering muncul dalam hubungan jarak jauh ini.Masalah utama yang paling mencolok dari LDR sendiri adalah Jarak dan intesitas untuk quality time dengan pasangan menjadi berkurang.Hal ini terkadang juga membuat iri waktu melihat si A jalan bareng pacarnya, si B dimanjain pacarnya, si C gandengan, pelukan dan sebagainya,sedangkan kita hanya bisa melepas rindu melalui Telepon Selular atau mungkin Video Call.
 Memang untuk menjalani hubungan yang lumayan rumit ini kita butuh suatu saling percaya dan kesabaran yang ekstra, kunci dari semua itu adalah Komunikasi walaupun hanya sekedar menanyakan.Terlihat begitu sederhana,namun memiliki makna yang sangat berarti didalam menjaga hubungan.Tanpa adanya komunikasi yang baik,mungkin dalam hitungan minggu atau bulan setelah LDR,hubungan kalian pasti akan berakhir.Berikut mungkin tips yang berguna bagi kalian yang baru saja LDR atau yang sudah LDR namun mengalami kebosanan ;

Komunikasi 


Hal paling pokok dan inti didalam hubungan yaitu Komunikasi karena komunikasi adalah satu-satunya cara bagi pasangan yang sedang LDR untuk menjaga hubungan tetap terjaga dan tidak mengalami kerapuhan.Komunikasi yang intens dapat membuat kita dapat memahami dan mengerti apa saja kejadian-kejadian yang dialami oleh pasangan,seperti kabar kurang menyenangkan,sakit dan lain lain.Komunikasi juga berguna mengobati rasa kangen dikarenakan sulitnya kita untuk bertemu pasangan kita.

Kepercayaan dan Keyakinan


Hal penting lainnya yang dapat membantu kita dalam menjalani hubungan LDR adalah kepercayaan dan keyakinan kita pada pasangan.Jarak memang menghalangi kita untuk mengetahui bagaimana keadaan dan kondisi serta kegiatan apa saja yang dilakukan oleh pasangan.Terkadang kondisi seperti ini membuat kita sering cemas dan khawatir dan terkadang bisa berujung pada cemburu buta.Ketika cemburu buta telah mennguasai pikiran kita,walaupun pasangan berkata sejujurnya tentang kegiatan apa saja yang dia lakukan,kita pasti akan berpikiran negatif dan selalu berburuk sangka terhadap pasangan kita.
Sebaiknya hindari hal seperti ini karena bisa dipastikan jika hal ini terus berlanjut,hubungan pasti akan selalu mengalami cecok dan pertengkaran yang berujung pada putusnya hubungan yang terjalin.Kepercayaan dan keyakinan yang saling dipupuk dan ditanamkan antara satu dengan yang lainnya sangat penting karena ketika kita percaya dan yakin akan pasangan kita,kita dapat mengerti dan memahami serta merasakan seberapa jujur dan terbukanya pasangan terhadap kita.Kepercayaan dan keyakinan yang kita berikan juga dapat memberikan aura positif pada pasangan yang membuat pasangan menjadi nyaman dan turut merasakan seberapa besar kita mencintai dia.

Kesabaran


Mungkin ini hal yang terakhir yang harus kita lakukan agar hubungan kita dengan pasangan kita dapat berjalan dengan baik.Kesabaran amat diperlukan didalam LDR,sebab ketika kita mengalami pertengkaran atau perselisihan dengan pasangan kita,kita dapat  menyelesaikannya dengan mudah jika kita memiliki kesabaran untuk berpikir jernih dan mengingat kembali hal-hal baik senang maupun sedih yang telah banyak dilalui dengan pasangan kita.Kesabaran juga bisa membuat kita semakin dewasa dalam menghadapi setiap masalah yang terjadi didalam hubungan.
Mungkin itu beberapa tips yang mungkin bisa membantu dalam menjalani LDR.Saling menopang dan mengerti satu dengan yang lainnya dapat memberikan pembelajaran dan pendewasaan didalam menjalani hubungan.Doa yang kita panjatkan pada Sang Pencipta adalah kunci utama keharmonisan hubungan bagi kalian yang sedang LDR.



Wednesday, March 04, 2015

Sudahkah Kita Bersyukur?



Baru saja mereka keluar dari toko swalayan, istri Budiman dihampiri seorang wanita pengemis yang saat itu bersama seorang putri kecilnya.Wanita pengemis itu berkata kepada istri Budiman, “Beri kami sedekah, Bu!” Istri Budiman kemudian membuka dompetnya lalu ia menyodorkan selembar uang kertas berjumlah 1000 rupiah. Wanita pengemis itu lalu menerimanya.

Tatkala ia tahu jumlahnya dan ternyata itu tidak mencukup kebutuhannya, ia kemudian menguncupkan jari-jarinya dan ia arahkan kearah mulutnya, kemudian ia memegang kepala anaknya dan sekali lagi ia mengarahkan jari-jari yang terkuncup itu ke arah mulutnya.Seolah ia berkata dengan bahasa isyarat, “Aku dan anakku ini sudah berhari-hari tidak makan, tolong beri kami tambahan sedekah untuk bisa membeli makanan.” Mendapati isyarat pengemis wanita itu, istri Budiman pun membalas isyarat dengan gerak tangannya seolah berkata, “Tidak… tidak, aku tidak akan menambahkan sedekah untukmu!” Ironisnya meski ia tidak menambahkan sedekahnya malah istri dan putrinya Budiman menuju ke sebuah gerobak gorengan untuk membeli cemilan.

Pada kesempatan yang sama Budiman berjalan ke arah ATM center guna mengecek saldo rekeningnya. Saat itu memang adalah tanggal dimana ia menerima gajian dari perusahaannya, karenanya Budiman ingin mengecek saldo rekeningnya. Ia sudah berada di depan ATM. Ia masukkan kartu ke dalam mesin tersebut. Ia tekan langsung tombol Informasi Saldo Sesaat kemudian muncullah beberapa digit angka yang membuat Budiman menyunggingkan senyum kecil dari mulutnya. Ya, uang gajiannya sudah masuk ke dalam rekening. Budiman menarik sejumlah uang dalam bilangan jutaan rupiah dari ATM.

Pecahan ratusan ribu berwarna merah kini sudah menyesaki dompetnya. Lalu ada satu lembar uang berwarna merah juga, namun kali ini bernilai 10 ribu yang ia tarik dari dompet. Kemudian uang itu ia lipat menjadi kecil dan ia berniat untuk berbagi dengan wanita pengemis yang tadi meminta tambahan sedekah. Budiman memberikan uang itu. Lalu saat sang wanita melihat nilai uang yang ia terima betapa girangnya dia. Ia berucap syukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada Budiman dengan kalimat-kalimat penuh kesungguhan: “Puji Tuhan… Puji Tuhan… Puji Tuhan… Terima kasih tuan! Semoga Tuhan memberikan rezeki berlipat untuk tuan dan keluarga. Semoga Tuhan memberi kebahagiaan lahir dan batin untuk tuan dan keluarga. Diberikan karunia keluarga yang selalu ruku,damai dan diberkati.Rumah tangga harmonis dan anak-anak yang patuh dan taat pada Tuhan dan kedua orantuanya. Semoga tuan dan keluarga juga diberi kedudukan yang terhormat kelak nanti di surga…!”

Budiman tidak menyangka ia akan mendengar respon yang begitu mengharukan. Budiman mengira bahwa pengemis tadi hanya akan berucap terima kasih saja. Namun, apa yang diucapkan oleh wanita pengemis tadi sungguh membuat Budiman terpukau dan membisu. Apalagi tatkala sekali lagi ia dengar wanita itu berkata kepada putri kecilnya, “Dik, Puji Tuhan akhirnya kita bisa makan juga….!” Deggg…!!! Hati Budiman tergedor dengan begitu kencang. Rupanya wanita tadi sungguh berharap tambahan sedekah agar ia dan putrinya bisa makan.
Sejurus kemudian mata Budiman membuntuti kepergian mereka berdua yang berlari menyeberang jalan, lalu masuk ke sebuah warung tegal untuk makan di sana. Budiman masih terdiam dan terpana di tempat itu. Hingga istri dan putrinya kembali lagi dan keduanya menyapa Budiman.

Mata Budiman kini mulai berkaca-kaca dan istrinya pun mengetahui itu. “Ada apa Pak?” Istrinya bertanya. Dengan suara yang agak berat dan terbata Budiman menjelaskan: “Aku baru saja menambahkan sedekah kepada wanita tadi sebanyak 10 ribu rupiah!” Awalnya istri Budiman hampir tidak setuju tatkala Budiman menyatakan bahwa ia memberi tambahan sedekah kepada wanita pengemis, namun Budiman melanjutkan kalimatnya: “Bu…aku memberi sedekah kepadanya sebanyak itu. Saat menerimanya, ia berucap hamdalah berkali-kali seraya bersyukur kepada Tuhan. Tidak itu saja, ia mendoakan aku, mendoakan dirimu, anak-anak dan keluarga kita.

Panjaaaang sekali ia berdoa! Dia hanya menerima karunia dari Tuhan sebesar 10 ribu saja sudah sedemikian hebatnya bersyukur. Padahal aku sebelumnya melihat di ATM saat aku mengecek saldo dan ternyata di sana ada jumlah yang mungkin ratusan bahkan ribuan kali lipat dari 10 ribu rupiah. Saat melihat saldo itu, aku hanya mengangguk-angguk dan tersenyum. Aku terlupa bersyukur, kepada Tuhan atas pemberian-Nya


“Aku malu kepada Tuhan ! Dia terima hanya 10 ribu begitu bersyukurnya dia kepada Tuhan dan berterimakasih kepadaku. Kalau memang demikian, siapakah yang pantas masuk ke dalam surga, apakah dia yang menerima 10 ribu dengan syukur yang luar biasa, ataukah aku yang menerima jumlah lebih banyak dari itu namun sedikitpun aku tak mengucap syukur?”Budiman mengakhiri kalimatnya dengan suara yang terbata-bata dan beberapa bulir air mata yang menetes. Istrinya pun menjadi lemas setelah menyadari betapa selama ini kurang bersyukur sebagai ciptaanNya. 

Cara Menghadapi Masalah




Semua manusia yang hidup pasti mempunyai masalah,baik masalah dalam bentuk finasial,sosial,psikis dan masih banyak masalah lainnya yang cenderung menjadi beban buat kita bahkan sering membuat kita menjadi stress dalam menghadapi masalah tersebut.Masalah sendiri diciptakan bertujuan untuk menguji tingkat kemampuan dan kedewasaan kita dalam menghadapinya.

Tak jarang banyak dari kita bukannya menghadapi masalah yang ada malah menghindari masalah tersebut.Bukan solusi yang tepat bahkan cenderung akan menambah rumit masalah yang kita hadapi ketika kita menghindari masalah tersebut.Dalam menghadapi masalah yang mendera,kita harus memiliki strategi bagaimana cara menghadapi masalah dalam diri kita dan berikut adalah strategi yang mungkin anda dapat coba dalam menghadapi masalah,diantarnya ;


1.     Mencari Kesibukan yang Menenangkan Hati dan Pikiran

Banyak masalah yang terjadi terhadap kita dikarenakan terlalu sering kita melakukan aktifitas yang membuat fisik dan psikis kita dipacu untuk bekerja keras yang membuat kita merasa lelah dan berdampak dalam suasana hati kita yang dapat mempengaruhi kita dalam menangani suatu masalah.Oleh karenanya,sebaiknya hentikan dulu aktifitas kita yang membutuhkan energy dan merusak suasana hati dengan aktifitas lain yang lebih santai dan cenderung membuat kita senang,sehingga ketika suasana hati kita membaik,kita dapat lebih mudah dan tenang dalam menghadapi masalah.

2.     Diam dan Merenung

Diam dan merenung merupakan hal yang teramat penting ketika kita menghadapi suatu masalah,baik ringan maupun berat.Mencari titik masalah dan mengingat kembali akar dari masalah tersebut sangatlah penting,sebab ketika kita mengetahui akar utama suatu masalah,kita akan mengerti cara mengatasi masalah yang kita hadapi.Menenangkan pikiran kita dengan cara diam serta memikirkan pemecahan masalah merupakan tindakan yang cerdas yang dilakukan ketika kita didera masalah.

3.     Berkumpul dan Sharing dengan Orang yang Kita Percaya

Cara klasik yang paling ampuh menurut saya,karena manusia diciptakan sebagai makhluk sosial yang membutuhkan individu lain dalam melakukan berbagai hal tidak terkecuali dalam memecahkan masalah.Ketika kita membagi masalah kita,secara tidak langsung 60% dari masalah kita sudah terselesaikan yaitu masalah psikis dari pemikiran kita akan masalah yang kita hadapi.Ketika kita berbagi masalah kita,tak jarang juga kita mendapatkan support dan bantuan akan masalah yang kita hadapi sehingga masalah yang kita hadapi menjadi mudah terselesaikan.Tapi ingat,jangan sembarangan membagikan masalah yang kita miliki karena belum tentu semua orang mau mendengarkan masalah yang kita hadapi.

4.     Mendekatkan Diri kepada Sang Pencipta

Mungkin ini adalah strategi yang harus kita pilih karena Sang Penciptalah yang mengujikan masalah tersebut kepada kita.Dia tidak akan memberikan masalah yang melampaui kemapuan kita,jadi ketika kita mau merendahkan diri dihadapan-Nya dan mau menghadapi masalah sesuai petunjuknya,pasti kita dapat menghadapi setiap masalah yang kita punya.

Itulah sedikit strategi yang saya lakukan ketika saya dilanda masalah yang dapat saya bagikan kepada kalian.Masalah datang dan menjadi runyam ketika kita tidak menyelesaikannya.


Tuesday, March 03, 2015

Bergunakah Kita Kuliah?


Hampir semua pelajar yang ada di Indonesia memiliki pemikiran untuk melanjutkan jenjang Sekolah Menengah mereka baik SMA mau SMK ke jenjang yang lebih tinggi yaitu dunia perlkuliahan.Ada yang memilih Jurusan di perkuliahan sesuai dengan keinginanya,adapula yang hanya ikut ikut teman atau dipaksa orangtua dan adapula yang hanya mengisi kekosongan waktu saja.Dari berbagai alasan yang ada,mungkin hanya sedikit bahkan jarang yang mengerti bagaimana dunia perkuliahan itu sebenarnya dan hanya bermodal pengalaman mereka selama menempuh pendidikan di Sekolah Menengah.

Banyak dari mereka juga tidak tau sebenarnya untuk apa mereka kuliah sebenarnya.Entah karena mementingkan gengsi atau hanya ingin mengisi kekosongan waktu,atau pekerjaan apa yang akan mereka dapatkan ketika mereka lulus kuliah nanti.Dengan paradigma yang seperti ini,saya rasa secara pribadi tidak ada gunanya untuk melanjutkan pendidikan Sekolah Menegah ke jenjang Perkuliahan.

Dari sumber yang saya baca dari Tribunnews.com,ada sekitar 610 ribu dari total 7,17 juta pengangguran terbuka di Indonesia, adalah "pengangguran intelektual" atau dari kalangan lulusan universitas.Rinciannya,sekitar 190 ribu dari 610 ribu pengangguran intelektual itu adalah lulusan pendidikan diploma I/II/III. Sementara lulusan Strata I Universitas yang menganggur mencapai 420 ribu orang.



Dan dari sumber yang saya baca dari Detik.com,penyerapan tenaga kerja di Indonesia masih didominasi kelompok pendidikan rendah.Ini dibuktikan dengan pengangguran dari lulusan SD ke bawah hanya sebesar 3,04%. Terus menurun dibandingkan Agustus 2013 yang sebesar 3,44%.Pengangguran lulusan SMP 7,15 atau turun dari periode sebelumnya 7,59%. Penyerapan tenaga kerja masih didominasi pekerja berpendidikan rendah, sebesar 74,3 juta orang atau 64,83%,sedangkan untuk pekerja dengan pendidikan tinggi, dari Diploma dan Universitas hanya 11,2 juta orang atau 9,79% dari total tenaga kerja.

Selain zona pengangguran yang membayangi,bekerja yang tidak sesuai dengan latar belakang jurusan kuliah juga menjadi problematika,dimana kuliah yang dijalani selama 4 tahun terasa percuma dan tidak berguna ketika lulusan Strata 1 bekerja diluar jurusan yang digelutinya,misal seorang sarjana permesinan yang bekerja sebagai manajer di bank,atau seorang sarjana komputer menjadi seorang pelaut.

          Banyak dari Mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi yang tidak betah bahkan cenderung menyepelekan dunia perkuliahan karena kurangnya kematangan dan persiapan menghadapi kerasnya dunia perkuliahan dan masih banyak hal lagi yang mendasari seseorang berpikir ulang dalam melanjutkan pendidikannya kejenjang perkuliahan.



          Memang tidak selamanya fakta diatas benar,namun tidak ada salahnya menjadi pertimbangan bagi kalian untuk melanjutkan pendidikan kalian.Situasi saat ini dimana sudah kelebihan SDM atau Sumber Daya Manusia dan semakin menipisnya lapangan pekerjaan yang ada,memaksa kita untuk melakukan inovasi yang baru dengan membuka lapangan pekerjaan yang baru.Semua individu dapat membuka lapangan pekerjaan tanpa perlu gelar atau pangkat,sehingga terasa percuma ketika kita sudah mengeluarkan banyak biaya dan waktu untuk kuliah tapi ujung-ujungnya kita menjadi pengangguran.